Presiden Republik Indonesia sampai saat ini sudah berjumlah sekitar 6 orang. Dimulai dengan Presiden Soekarno, Soeharto, B.J. Habibie, Megawati Soekarno Putri, Abdurrahman Wahid hingga yang sekarang Bapak SBY. Nah, dari semua nama presiden Indonesia itu yang sekarang masih menjabat adalah Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.
Setidaknya di masa Reformasi dimana setelah masa Orde Baru tumbang, Presiden yang terkenal dengan sebutan SBY tersebut berhasil menjadi presiden yang terlama menjabat sebagai Presiden Indonesia. Beliau berhasil keluar sebagai pemenang dalam sistem pemilu. Dimana seorang presiden dipilih langsung oleh rakyat.
 |
| Screenshoot Iklan Bambang |
Menjelang masa berakhirnya tugas Bapak SBY pada tahun 2014 mendatang. Mencuatlah berbagai tokoh fenomenal yang ingin menjadi pengganti beliau. Dimulai dengan H. Rhoma Irama yang dikenal dengan latar belakang dangdut dan ustadz yang melekat pada diriya. Sebenarnya Dangdut dan Ustadz adalah dua buah latar belakang yang sangat berbeda, namun sepertinya berhasil dipadukan oleh H.Rhoma Irama. Lalu, apakah keberhasilan memadukan dua latar belakang berbeda tersebut mampu diaplikasikannya untuk Indonesia yang diketahui mempunyai rakyat yang sangat majemuk. Berlatar belakang yang pastinya juga berbeda.
Kita tinggalkan H.Rhoma Irama, masih mengenai Capres 2014. Sebuah iklan fenomenal didapatkan ketika saya mencoba browsing di internet dan menemukan seorang yang sebenarnya bukan dari kalangan politik mengiklankan dirinya untuk mencoba menahkodai Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.
Adalah seorang Bambang Mulyono yang menyatakan dirinya siap untuk maju dalam Pilpres 2014 mendatang. Tak tanggung-tanggung, iklan tersebut beliau pasangkan langsung di salah satu koran nasional ternama bernama Tempo.
Bambang Mulyono berlatar belakang sebagai seorang pengusaha yang berasal dari Klaten Jawa Tengah.
Dalam Majalah Tempo edisi 31 Desember 2012-6 Januari 2013, iklan Bambang
dengan background berwarna kuning muncul di halaman 165. Mengenakan jas
putih dipadu celana putih dan peci hitam, Bambang tampil memegang
tongkat komando ala Soekarno.
Apapun itu, beliau adalah seorang warga negara Indonesia. Setiap warga negara Indonesia berhak untuk memimpin negara ini. Namun, tentunya dengan berbagai persayatan yang beliau juga harus patuhi. Misalnya berpengalaman, mendapatkan dukungan dan lain sebagainya.
Oh ya sampai lupa, visi beliau adalah "Mewujudkan bangsa dan negara Indonesia berbudi luhur dan bermartabat
dengan terwujudnya masyarakat Indonesia berakhlaq moral mulia, kecukupan
dan makmur secara ekonomi, situasi aman damai tenteram dan rukun,
terjaga keutuhan NKRI, dan berpolitik luar negeri yang berwibawa dan
bermartabat."
Selayaknya sebuah pencalonan diri, selain ada Visi pasti ada juga misinya. Nah, berikut misi beliau "membenahi pendidikan, mewujudkan aparatur pemerintahan yang disiplin,
tegas, dan berwibawa, kemudian mewujudkan kedaulatan pangan, menciptakan
kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mewujudkan kedaulatan
NKRI secara utuh."
Semoga sukses deh pak Bambang. Kalau tujuan anda mulia, pasti nantinya anda akan direstui oleh Tuhan dan dimudahkan segala jalan yang akan anda tempuh. Tetap Semangat.