Plat kendaraan bermotor di daerah Barabai Kalimantan Selatan Sering dikaitkan dengan angka dari plat tersebut. Entah dari mana asalnya penghitungan angka plat kendaraan bermotor tersebut terkadang dirasakan kebenarannya.
Contohnya Angka-angka yang dihitung memiliki jumlah nilainya adalah 0 sering dikaitkan dengan kendaraan tersebut sering menyebabkan kecelakaan bagi penumpangnya. Baik itu secara disengaja ditabrak orang atau bahkan kendaraan tersebut yang akan menabrak kendaraan orang lain.
Karena angka 0 diidentikkan dengan shio atau sifat "buta" maka kendaraan ini dipercaya atau tidak bisa dikendalikan dengan sehat. Tapi, sekali lagi ini hanya mitos. Tidak ada dalam al-qur'an mengenai pendapat ini. hehe
Oh ya, ada tiga sifat yang bisa digambarkan melalui plat kendaraan seseorang, antara lain:
- jumlah angka 0 disebut buta = identik dengan kendaraan tersebut sering menabrak atau bahkan ditabrak atau minimal pernah 1 kali kecelakaan, baik ringan maupun berat.
- Jumlah angka 1, sering diidentikkan dengan sifat Raja, yaitu secara gengsi kendaraan ini tidak mau kalah dengan kendaraan lain. Jadi, pengguna secara tidak sadar akan selalu menyalip kendaraan yang ada di depannya.
- Jumlah angka 2 diidentikkan dengan sifat dagang yang selalu ingin untung banyak. Dengan kendaraan ini orang akan sering melakukan perhitungan di jalan, baik itu menyalip atau lain-lain. Tambahan untuk jumlah angka 2 ini dipercaya juga disukai beberapa orang untuk berdagang atau kendaraan dagang. Dipercaya akan memberikan keuntungan atau hoky.
Penasaran bagaimana cara penghitungannya? Berikut saya jelaskan :
Contoh :
Plat kendaraan DA 4521 KJ
4+5+2+1 =12
Angka 12 dikurang dengan 3 secara terus menerus sampai habis. 12, 9, 6, 3, 0 maka angka plat kendaraan tersebut bisa dikategorikan dengan angka BUTA.
Mungkin lebih tepatnya saya sarankan agar mitos ini, hanya menjadikan wanti-wanti bukan sebuah kepercayaan yang akan menggeser keimanan kita kepada kesirikan. Semoga bisa menjadi hiburan dan bahan uji coba.
Yang jelas dalam berkendaraan Allah yang mengatur segalanya dan kita cukup berhati-hati dan berkendaralah secara sehat dan selalu ingat kepada-Nya.
Terima kasih