Info-Yazid.com │Menjelang bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Terutama dalam artikel ini dijelaskan mengenai keberuntungan penjual kue atau wadai (wadai merupakan bahasa banjar yang berarti Kue) di bulan Ramadhan.
Betapa tidak, setiap menjelang berbuka di Bulan Ramdhan, Pasar-pasar yang mayoritas menjual makanan-makanan khas Banjarmasin yang biasa dihidangkan untuk berbuka selalu banjir pengunjung.
Pengunjung yang mayoritas terdiri dari umat muslim yang sedang berbuka dan ingin membeli menu berbukanya dio Pasar Ramadhan selalu membanjiri kawasan yang menjadi pasar wadai atau pasar Ramdhan tersebut.
Namun, tidak kah kita berfikir kalau hal adanya pasar Ramadhan ini merupakan sebuah wisata budaya yang menyenangkan? Setidaknya begitu kalau saya liat dari telivisi kebanyakan di daerah lain keberadaan Pasar Ramadhan dianggap merupakan sebuah wisata yang menjadi tujuan utama turis lokal maupun turis asing.
Bagaimana dengan di Banjarmasin? Gak tahu deh. Tapi, gak usah buat turis buat orang kita aja. Banyak yang cuma liat gak beli. haha
Kalau difikirkan kembali, tentunya apa yang saya utarakan dalam hal ini merupakan sebuah kebenaran. Bukan tidak mungkin orang luar akan berkunjung ke pasar wadai khas Banjarmasin. Asalkan tempatnya bersih dan tidak terliaht kumuh.
Oleh sebab itu, saya katakan bahwa Pasar Wadai di Bulan Ramadhan merupakan sebuah wisata alternatif di Bulan Ramadhan.