Info-Yazid.com│Setelah lulus dari bangku kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di daerah saya di bidang keguruan. Tentunya saya mempunyai cita-cita yang sama dengan teman-teman saya lainnya yaitu menjadi seorang PNS yang berproses dengan benar.
Namun, berhembus kabar yang membuat pacar calon CPNS tersebut menjadi ragu akan kinerja pemerintah. Yaitu sosok Kolusi dan Nepotisme.
Memang sangat jahat para aktor Kolusi dan Nepotisme ini. Praktik semacam ini sempat membuat aku drop. Tidak bisa berfikir logis ketika lamaran aku ditolak oleh lembaga resmi pemerintah dengan tanpa alasan. Tanp proses yang benar. Bahkan saya beranggapan apa ijazah saya tidak berharga? Padahal saya memperolehnya dengan susah-susah.
Kalau tahu bakalan terjadi hal semacam itu, tentunya lebih baik saya tidak ikutan aja. Mengherankan saya ketika saya tahu teman saya yang juga satu angkatan dengan saya diterima. Padahal saya tahu saya tidak lebih buruk dari Dia dari segi nilai akademis bahkan sebaliknya.
Sempat terfikir dibenak saya untuk melaporkan hal ini, namun saya bingung mau kemana melaporkannya? Akhirnya saya cuma berharap mereka yang melakukan hal ini, cepat-cepat saja ditiadakan Tuhan, emngingat umur mereka juga sudah hampir masuk masa pensiun.
Tapi, inilah mungkin tantangan dan cobaan bagi para CPNS muda yang mau berkarya untuk negeri dan miskin dan tidak punya relasi di pemerintahan. Kemungkinan akan terlambat menggapai cita-citanya atau bahkan tidak sama sekali.
Saya berharap ada celah untuk saya mengungkap celah dibalik tindak yang jujur membuat saya malu terhadap diri saya sendiri yang ditolak tanpa ada proses yang logis.
Mungkin kalian bingung tidak logisnya berasal darimana kan? Berikut kronologinya :
- Saya mendaftar diterima oleh petugas, surat lamaran saya berisi , Surat lamaran, Fotocopy KTP dan juga Ijazah S1 saya, tanpa Transkrip nilai sebagai acuan penilaian akademis.
- Pendaftaran diperpanjang dan tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan sebelumnya karena alasan tidak ada pilihan dan tidak bisa diseleksi. padahal jumlah pendaftar sudah memasuki angka yang diterima.
- Lama tidak terdengar sms pun datang mengatakan bahwa pengumuman besok tanpa ada seleksi terlebih dahulu.
- Terlihat saya tidak lulus dan nama teman saya yang lulus salah ketik. Kalau memang diseleksi dengan benar tidak akan ada yang namanya salah ketik, tapi Wallahu 'alam
- Pengumuman pun berbeda dari yang diterima asal 10 orang kemudian diterima 16 orang dengan alasan akan diseleksi lagi. Membingungkan.
Demikian artikel saya yang terkesan meminta pertolongan dan curhat ini. Semoga hal ini tidak terjadi terhadap kalian karena akan sangat menyesakkan ketika hal ini terjadi.
Semoga bermanfaat buat semuanya. Amin