Info-Yazid.com│Yazid Fahmi, S.Pd adalah sebuah nama yang baru kalian dengan di website ini. Yups, bener banget. Nama itu adalah nama Admin blog ini. Seorang anak yang terlahir tanggl 14 Juni 1989 yang lalu.
Terlahir dengan segala permasalahan ekonomi. Memnbuat sosok ini menjadi seorang yang berjiwa kuat dan berwibawa (agak sedikit memuji diri) hehehe. Jauh dari itu, admin ini adalah sosok yang unpredictable. Bahkan oleh dirinya sendiri. Terkadang dia adalah orang yang pendiam an juga bisa berubah 180 derajat menjadi sosok yang sangat kekurangan waktu untuk terus berbicara.
Tepat hari ini, 23 tahun yang lalu dia terlahir dengan sempurna tanpa sehelai benang yang membalut tubuhnya. Sehingga membuat dia seorang yang terlihat sangat mungil dan polos dari rahim seorang Ibu yang bernama Ruhanah.
Dengan segala himpitan masalah ekonomi dia jalani hidup dengan penuh kesabaran dan air mata. Bukan air mata kepenatan raga, namun kesakitan jiwa yang tidak semua orang mampu menghadapinya.
Jenjang pendidikan yang dilalui Yazid Fahmi juga bukanlah jenjang yang terbilang wah, karena hanya bersekolah di sebuah sekolah dasar di pinggiran kota Barabai, Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan. Tepatnya di SDN Pematang Pudak, SMP Negeri 2 Batang Alai Utara dan SMA Negeri 1 Batang Alai Selatan.
Diantara ketiga sekolah yang disebutkan tersebut diatas. SMA Negeri 1 BAS adalah sekolah yang memberikan banyak kenangan pahit. hahaha. Kenapa? Karena disinilah tercipta sebuah pendewasaan dan sebuah tantangan untuk sukses.
Betapa tidak dengan jarak 12 KM hanya ditempuh dengan mengayuh Sepeda Polygon Serra warna biru yang dibeli oleh Ibu tercinta dengan susah payah ikut arisan dan berhutang selama bertahun-tahun.
Tahun pertama dilalui dengan menerima hukuman pada setiap hari senin karena tidak pernah ikut kegiatan Pramuka. haha, bandel ya, alasan saya karena memang rumah dan sekolah berjarak sangat jauh. Namun, tidak ada toleransi akan hal ini. Hingga pelajaran kelas X berakhir.
Di kelas XI tidak ada masalah berarti, namun di kelas XII Dia kembali mengalami masalah dengan ekonominya. Hal ini berhubungan dengan kecemburuan sosial Dia kepada teman. Iri ya mungkin?hehe
Pada saat itu, satu-satunya teman mengayuh sepeda kesekolah ternyata sudah membeli kendaraan bermotor yang membuatnya kesepian dan tidak punya teman. Pada saat ini Dia menjadi orang yang sempat putus asa.
Menangis adalah hal yang Dia lakukan, tanpa mau berbicara dengan siapapun akan masalahnya. Berharap akan ada keajaiban akan datangnya uang yang membuat dia bisa membeli kendaraan bermotor juga.
Namun, Dia tidak meminta akan hal ini kepada orang tuanya. Karena Dia tahu akan keadaan orang tuanya tersebut. Tidak mungkin untuk membelikannya sebuah kendaraan bermotor.
Akhirnya dengan besar hati Dia melanjutkan sekolahnya dengan mengayuh sepeda dengan sendirian. wow, Tempat yang dulunya 12 KM menjadi 24 KM di kayuh dengan sendirian. haha (lebay dikit)
Begitulah kehidupan SMA yang dia jalani, berbeda dengan pelajar SMA pada masa sekarang ini. Yang haus akan gadget dan kendaraan terbaru.
Setelah bersabar sampai akhirnya lulus SMA dia berhasil menjalani Kuliah di sebuah perguruan swasta di daerahnya. Alhamdulillah dia berhasil menyelesaikan pendidikan S1 nya pada sebuah jurusan keguruan dan berhasil meraih title S1 nya.
Yazid Fahmi yang dulu sekarang sudah berganti nama dengan Yazid Fahmi, S.Pd
Harapan dia saat ini adalah semoga di ulang tahunnya yang ke 23 ini, Dia bisa menjadi orang yang berguna dan bisa membahagiakan orang tuanya. Semoga hal ini diamini oleh setiap orang yang membaca artikel ini.
Semoga anda bisa mempunyai motivasi untuk belajar dari biografi singkat diatas. Semoga artikel ini bisa berpengaruh dan berdampak bagi anda. Terima kasih sudah membaca